1 PENGERTIAN LAN, MAN, WAN, ROUTER, INTERNET, ROUTING TABLE, ROUTING PROTOCOL.

Kamis, 07 Januari 2010
LAN

LAN (Local Area Network) adalah suatu kumpulan komputer, dimana terdapat beberapa unit komputer (client) dan 1 unit komputer untuk bank data (server). Antara masing-masing client maupun antara client dan server dapat saling bertukar file maupun saling menggunakan printer yang terhubung pada unit-unit komputer yang terhubung pada jaringan LAN.

MAN
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti
kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya

WAN
WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota ataupun negara.


INTERNET
Internet (inter-network)dapat diartikan jaringan computer luas yang menghubungkan pemakai computer satu computer dengan computer lainnya dan dapat berhubungan dengan computer dari suatu Negara ke Negara di seluruh dunia ,dimana didalamnya terdapat berbagai aneka ragam informasi Fasilitas layanan internet Browsing atau surfing Yaitu kegiatan “berselancar” di internet

ROUTER
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai sebuah routing.

Routing protocol
Routing protocol adalah aturan yang mempertukarkan informasi routing yang nantinya akan membentuk tabel routing.


Routing table
Adalah sebuah tabel elektronik (file) atau tipe database objek yang disimpan dalam suatu router atau jaringan komputer. The routing table stores the routes (and in some cases, metrics associated with those routes) to particular network destinations. Tabel routing menyimpan rute (dan dalam beberapa kasus, metrik yang diasosiasikan dengan orang-rute) untuk jaringan tertentu tujuan. This information contains the topology of the network immediately around it. Informasi ini berisi topologi jaringan segera di sekitarnya. The construction of routing tables is the primary goal of routing protocols and static routes . Pembangunan tabel routing adalah tujuan utama dari protokol routing dan rute statis.


Read more

0 Memeriksa, Menguji dan Perbaikan Konektifitas Jaringan pada PC

Kamis, 12 November 2009



Uraian Materi 3Tindakan yang dilakukan setelah konfigurasi sistem selesai dapatdilakukan tindakan akhir yakni:
1) Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan
2) Pengujian konektifitas jaringan
3) Pembuatan laporan hasil perbaikan pekerjaan yang telah dilakukanDengan tindakan-tindakan tersebut diatas diharapkan perbaikankonektifitas dapat teruji dan handal sehingga tidak menggangu jaringanyang telah ada.
Tindakan-tindakan yang harus dilakukan untukmengetahui apakah konektifitas yang telah dilakukan berhasil dapatdilakukan dengan cara:
1) Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringanPemeriksaan ulang konektifitas jaringan merupakan tindakan pengecekan ulang kembali dari proses paling awal yakni:
a) Memeriksa pemasangan kartu jaringan (LAN Card) apakahtelah terpasang dengan baik atau tidak
b) Memeriksa Pemasangan konektor Kabel pada hub/switch ataukonektor lain tidak mengalami short atau open,
c) Pemasangan konektor tidak longgar
d) Setting dan konfigurasi kartu jaringan secara software telah benar sesuai dengan ketentuan jaringan sebelumnya baik dari instalasi driverkartu jaringan, Konfigurasi IP Address, Subnet mask dan Workgroup yang digunakan.Apabila semua telah terpasang dengan baik dan benar maka langkah selanjutnya adalah pengujian konektifitas jaringan.
2) Pengujian konektifitas jaringanPengujian atau pengetesan jaringan dilakukan untuk mengetahuiapakah komputer yang kita konektifitaskan telah berhasil masukdalam sistem jaringan yang dituju.Hal ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Gambar 29. Menu Pencarian Komputer dalam Jaringan
Dalam menu network tersebut kita gunakan Fine Computerdimana kita akan melakukan pencarian berdasarkan namakomputer yang ada dalam jaringan saat penentuan identificationpada saat penentuan workgroup.
Gambar 30. Nama Komputer yang Dicari dalam Jaringan
Pada dialog find computer kita mencari berdasarkan namakomputer yang dicari. Hasil pencarian akan ditampilkan berupadaftar komputer yang telah sesuai dengan nama yang kitamasukkan.
Gambar 31. Hasil Pencarian Berdasarkan Nama Komputer dalam Jaringan
Cara pengujian hasil koneksi jaringan dapat pula dilakukan dengancara double klik pada icon Network Neighborhood akan didapatkan daftar nama komputer yang telah masuk dalam jaringan sampaisaat pengaksesan tersebut.
Gambar 32. Daftar Komputer yang Masuk dalam Sistem Jaringan
Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakahkomputer tersebut telah terhubung dengan jaringan adalahdengan masuk pada windows explorer disana akan memberikaninformasi secara lengkap.
Gambar 33. Windows Explorer untuk Melihat Daftar Pengguna
Jaringan Beserta Data atau Printer yang Disharingkan dalamSistem JaringanPengujian dapat pula dilakukan dengan menggunakan Ms Dosuntuk melihat konfigurasi pada TCP/IP.Pada windows Ms Dos ketikkan C:>IPCONFIG/ALL (IP Configuration)
Gambar 34. Tampilan Hasil Ipconfig (IP Configuration)
IPCONFIG (IP Configuration) memberikan informasi hanyapengalamatan TCP/IP pada konputer tersebut saja. Dari gambartersebut bahwa komputer tersebut memiliki nomor IP Addresadalah 10.1.1.7 dan Subnet Masknya adalah 255.255.255.0Untuk informasi yang lebih lengkap dapat juga dilakukan denganmengetikkan pada Ms Dos adalah C:> IPCONFIG/ALLMOREseperti tampilan berikut:
Gambar 35. Tampilan Hasil Ipconfig (IP Configuration)
BagianAwal
Gambar 36. Tampilan Hasil Ipconfig (IP Configuration)
BagianAkhirDari tampilan IPCONFIG secara keseluruhan (all) dapat diperolehinformasi bahwa :
a) Host Name (Nama Komputer) adalah Komp_7
b) Diskripsi Kartu jaringannya adalah menggunakan RealtekRTL8029(AS) jenis Eternet Adapter.
c) Physical Adapter adalah 00-02-44-27-25-73d) IP Addres adalah 10.1.1.7e) Subnet Masknya adalah 255.255.255.0Untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringansudah berjalan dengan baik maka dilakukan utilitas ping. UtilitasPing digunakan untuk mengetahui konektifitas yang terjadidengan nomor IP address yang kita hubungi.Perintah ping untuk IP Address 10.1.1.1, jika kita lihat ada responpesan Replay from No IP Address 10.1.1.1 berarti IP tersebutmemberikan balasan atas perintah ping yang kita berikan.Diperoleh Informasi berapa kapasitas pengiriman dengan waktuberapa lama memberikan tanda bahwa perintah untukmenghubungkan ke IP Address telah berjalan dengan baik,seperti gambar berikut:
Gambar 37. Tampilan Hasil Ping dengan IP Address 10.1.1.1
Apabila alamat yang dihubungi tidak aktif atau tidak ada maka akan ditampilkan data Request Time Out (IP Address tidakdikenal). Seperti pada gambar berikut:
Gambar 38. Tampilan Hasil Ping dengan IP Address 10.1.1.15
Berarti komputer tersebut tidak dikenal dalam sistem jaringan,atau sedang tidak aktif.Setelah melakukan pengujian pada sistem jaringan setiapkomputer telah dapat terhubung dengan baik. Sistem jaringantersebut dapat digunakan untuk sharing data ataupun printer,modem (Internet) dan sebagainya. Sharing dimaksudkan untukmembuka jalan untuk komputer client lain mengakses ataumenggunakan fasilitas yang kita miliki.Untuk dapat melakukan sharing data dapat dengan cara masuk kewindows explorer pilih data atau directory yang akan disharingkankemudian klik kanan lalu klik sharing.a.b.
Gambar 39. Langkah Melakuan Sharing Data atau Directory:
a. Pilih directory yang akan di sharing datab. Option pilihan sharing data
Gambar 40. Langkah Melakuan Sharing Printera.
Start setting printerb. Pilih printer yang akan di sharing
Gambar 41. Langkah Melakuan Sharing Printer (Lanjutan)Option pilihan sharing printer
Dengan sharing sistem jaringan dapat menggunakan 1 unit printeruntuk mencetak data dari setiap komputer client sehinggamemotong ongkos biaya untuk pembelian printer yang banyak.Sebagai contoh sebuah komputer telah mensharing drive A, C, D,E, G dan sebuah printer canon berarti komputer tersebutmembuka akses untuk setiap komputer dapat melihat, membukadan menggunakan fasilitas printer yang ia miliki seperti padagambar berikut:
Gambar 42. Sharing yang Dilakukan oleh Komputer Clientdengan Nama siji.com3)
Pembuatan laporan hasil perbaikan pekerjaan yang telahdilakukanPembuatan laporan hasil perbaikan pekerjaan yang telahdilakukan merupakan tindakan untuk melaporkan semua tindakanperbaikan yang dilakukan sampai dengan selesainya. Hal ini untukmempermudah perawatan selanjutnya.Sistem pembuatan laporan ini secara lengkap yakni meliputi:
a) Landaan teori /dasar teori
b) Alat dan Bahan
c) Langkah kerja
d) Pengujian
e) Analisis dan
f) Kesimpulan



Read more

0 PEMBUATAN JARINGAN LAN

Rabu, 28 Oktober 2009
Bagi anda yang pemula dan ingin belajar membuat jaringan komputer / LAN.
Berikut tutorialnya :
1. Sediakan dua (2) buah PC (minimal)
2. Kabel UTP seperlunya
3. Konektor RJ-45
4. Krimping tools
5. Kabel tester
Jika anda ingin menggunakan jaringan tipe “Straight”
maka urutan warna kabel antara ujung 1 dan ujung 2 adalah sebagai berikut :


Sedangkan jika anda ingin membuat jaringan dengan tipe Jaringan Cross, maka urutan kabel di ujung A :

Sedangkan urutan kabel ujung B :

Jika kabel telah selesai dipasang sesuai urutan warna, dan proses krimping juga telah dilakakukan, silakan anda tes koneksi ke-dua ujung kabel tersebut dengan Kabel tester.
Langkah selanjutnya, silakan anda pasangkan / sambungkan kabel tersebut ke 2 PC yang telah di sediakan.
Untuk setting IP Address, caranya : klik kanan pada Shortcut “My Network Place” -> Properties -> klik Internet Protocol (TCP/IP) -> Properties.
Masukkan IP ,sebagai contoh untuk PC 1 : 192.168.1.2 sedangkan untuk PC 2 : 192.168.1.3
Untuk subnetmask nya biarkan dalam keadaan default : 255.255.255.0.
Jika proses pemberian IP telah selesai, baiknya anda melakukan restart komputer, agar koneksi kedua PC dapat resolve dengan baik.
Untuk test apakah kedua PC sudah tersambung atau belum, anda bisa melakukan PING dari command promt.
“C:/Ping 192.168.1.2″ -> dari PC 2
“C:/Ping 192.168.1.3″ -> dari PC 1
Indikator jika jaringan telah terhubung, adalah : Reply from…..
Namun jika belum terhubung, indikatornya adalah : Request time out…(dan silakan anda melakukan pengecekan terhadap langkah2 sebelumnya)
Read more

1 PERMASALAHAN KONEKSI JARINGAN DAN SOLUSINYA

Rabu, 07 Oktober 2009
1.Koneksi dengan Wi-Fi Kadang Terputus
Koneksi network dengan menggunakan Wi-Fi, sesekali terputus secara tiba-tiba. Tanpa sebab yang jelas. Hal ini sesekali terjadi pada notebook Centrino yang sudah dilengkapi dengan koneksi Wi-Fi.

Solusi : Biasanya ini disebabkan karena power saving mode. Notebook Centrino secara default membuat fungsi ini enable dengan maksud untuk menghemat konsumsi baterai. Cara paling mudah adalah dengan menggunakan aplikasi Intel PROSet (jika tersedia). Atau melalui properties pada device WI-Fi ethernet, pada Network Connections. Kemudian pilih Configure. Pada tab Adcanced, terdapat setting untuk mengoptimalkan konsumsi daya. Ad Hoc Transmit Power, berpengaruh dengan jarak jangkau. Sedangkan Power Management, akan menyesuaikan dengan kondisi baterai, dan waktu idle notebook. Dan secara otomatis akan menurunkan konsumsi listrik dari baterai.Hal ini, yang kemungkinan menyebabkan koneksi Wi-Fi terputus. Jadi ada dua alternatif yang dapat dilakukan.

2.Router Hang, dan Perlu Direstart.
Awalnya, saat instalasi router, hal ini tidak pernah terjadi. Namun belakangan ini, sering kali router hang dan perlu di-restart untuk mendapat koneksi Internet pada PC yang terhubung dengan router.
Solusi : Bahkan dengan konfigurasi terbaik sekalipun, router tetap saja bisa mengalami hang. Biasanya hal ini disebabkan terlalu banyak permintaan koneksi pada waktu yang bersamaan. Dan selama ini, satu-satunya cara mengatasinya adalah dengan restart router (mematikannya dan kemudian menghidupkannya kembali


*Langkah 1: Sekiranya produsen router telah menyediakan update firmware, Anda bisa mencobanya untuk mengupdate firmware untuk memperbaiki proses routing dan mencegah crash pada router.
*Langkah 2: Anda dapat melakukan tindakan pencegahan. Hal semacam ini juga bisa disebabkan karena virus, juga spyware yang menyerang PC. Jalankan antivirus dan antispyware yang telah ter-update, untuk mengecek masing-masing PC.
*Langkah 3: Perhatikan aplikasi yang terinstal pada tiap PC client router tersebut. Terutama beberapa aplikasi file sharing Peer to Peer (P2P). Aplikasi semacam ini juga dapat menyebabkan hal tersebut. Jika tidak dikonfigurasikan dengan baik, software P2P bisa saja membuka sharring permission-nya, sehingga jika request terlalu banyak otomatis akan membebani kerja router Anda.



3.“LOCAL ONLY”
Laptop yang tidak bisa konek ke WIFI. cuma bisa mendapatkan koneksi di lokal saja IP DHCP nya ada tetapi tidak bisa konek ke gateway dan DNS nya.
Solusi: Untuk mengatasi masalah ini, menonaktifkan DHCP broadcast flag pada Windows Vista. Untuk melakukannya, ikuti langkah berikut:
1.Click tombol Start —> RUN
Ketikkan regedit pada kotak RUN tersebut.
Jika muncul prompt konfirmasi password administrator, ketik password anda, atau click Continue.
2.Carilah kemudian click registry subkey berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters\Interfaces\{GUID}
Pada registry path, click (GUID) subkey yang berhubungan dengan jaringan adaptor yang terhubung ke jaringan.
3.Pada Edit menu, Pilih New, dan kemudian click DWORD (32-bit) Value.
4.Pada kotak New Value #1, ketikkan DhcpConnEnableBcastFlagToggle, dan kemudian tekan ENTER.
5.Klik kanan DhcpConnEnableBcastFlagToggle, dan kemudian click Modify.
6.Pada kotak Value data, ketikkan 1, dan kemudian click OK.
7.Tutup Registry Editor.
Read more

0 MEMILIH PERALATAN BANTU PEMERIKSAAN YANG TEPAT

Sabtu, 03 Oktober 2009
Topologi Bus

Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi

Bus adalah:

a) Kartu Jaringan (Network Interface Card/ LAN Card)

Sebuah kartu jarinagn (LAN Card) yang terpasang pada slot

ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun

workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam

sistem jaringan.
Dilihat dari jenis interface-nya pada PC terdapat

dua jenis yakni PCI dan ISA



a. Kartu jarinagn (LAN Card) ISA dengan konektor BNC dan RJ45

b. Kartu jarinagn (LAN Card) ISA dengan konektor BNC


c. Kabel dan konektor



Kabel yang digunakan untuk jaringan dengan topologi Bus adalah

menggunakan kabel coaxial. Kabel coaxial menyediakan

perlindungan cukup baik dari cross talk ( disebabkan medan listrik

dan fase signal) dan electical inteference (berasal dari petir, motor

dan sistem radio) karena terdapat semacam pelindung logam/metal

dalam kabel tersebut.

Jenis kabel coaxial diantaranya kabel TV (kabel Antena), thick

coaxial dan thin coaxial kecepatan transfer rate data maximum 10

mbps.


Kabel Coaxial atau kabel RG-58 atau kabel 10base2 (ten base two)

memiliki jangkauan antara 300 m dan dapat mencapai diatas 300m

dengan menggunakan repeater. Untuk dapat digunakan sebagai

kabel jaringan harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2,

dengan diameter rata-rata berkisar 5 mm dan biasanya berwarna

gelap.

Kabel Jenis Coaxial atau RG-58/BNC

Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi Bus adalah

dengan menggunakan konektor BNC. Konektor BNC ada 3 jenis

yakni:

a) Konektor BNC

Konektor BNC yang dipasangkan pada ujung-ujung kabel

coaxial.

b) TerminatorBNC

Konektor BNC dipasangkan pada ujung-ujung Jaringan dengan

Topologi Bus yang memiliki nilai hambatan 50 ohm.

c) TBNC

Adalah konektor yang dihubungkan ke kartu jaringan (LAN

Card) dan ke Konektor BNC ataupun ke terminator untuk ujung

jaringan.


Topologi Star

Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi

Bus adalah:

a) Kartu Jaringan (Network Interface Card/ LAN Card)

Sebuah kartu jarinagn (LAN Card) yang terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya untukjaringan menggunakan topologi star menggunakan kartu jaringan

jenis PCI.



a. Kartu jarinagn (LAN Card) PCI dengan konektor BNC dan RJ45

b. Kartu jarinagn (LAN Card) PCI dengan konektor RJ 45


b) Kabel dan Konektor

Kabel yang digunakan dalam Jaringan dengan topologi star adalah

UTP (Unshielded Twisted Pair). Merupakan sepasang kabel yang

dililit satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik

yang terdapat dari dua, empat atau lebih pasang (umumnya yang

dipakai dalam jaringan adalah 4 pasang / 8 kabel). UTP dapat

mempunyai transfer rate 10 mbps sampai dengan 100 mbps tetapi

mempunyai jarak pendek yaitu maximum 100m.

Umumya di Indonesia warna kabel yang terlilit adalah (orangeputih

orange), (hijau-putih hijau), (coklat-putih coklat) dan (biruputih

biru).
Read more

0 CARA MENYUSUN LANGKAH PERSIAPAN PERBAIKAN KONEKTIFITAS JARINGAN

Persiapan untuk melakukan perbaikan konektifitas jaringan pada
komputer client yang bermasalah harus terlebih dahulu mengetahui
peralatan-peralatan yang akan digunakan dan dibutuhkan dalam
jaringan tersebut. Selain peralatan dalam proses perbaikan konektifitas
kita juga harus mengetahui jenis topologi jaringan yang digunakan oleh
komputer client tersebut.


Hal ini dilakukan agar dalam proses persiapan
dan proses perbaikan kita tidak menggunakan sistem trial and error
yang berarti kita hanya mencoba-coba saja tanpa mengetahui
permasalahan yang dihadapi sebenarnya. Pada pembahasan berikut
akan membahas tentang persiapan perbaikan konektiftas pada jaringan
dengan topologi Bus dan Star. Alasan pembahasan hanya pada jaringan
dengan topologi Bus dan Star karena kedua jaringan paling bayak
digunakan.



1) Persiapan Perbaikan Konektivitas pada Jaringan dengan
Topologi Bus
Merupakan topologi fisik yang menggunakan kabel Coaxial dengan
menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya
ditutup serta sepanjang kabel terdapat node-node.

Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi
Bus adalah:
a) Kartu Jaringan (Network Interface Card/ LAN Card)
a. Kartu jarinagn (LAN Card) ISA dengan konektor BNC dan RJ45
b. Kartu jarinagn (LAN Card) ISA dengan konektor BNC
b) Kabel dan konektor
Jenis kabel coaxial diantaranya kabel TV (kabel Antena), thick
coaxial dan thin coaxial kecepatan transfer rate data maximum 10
mbps.
Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi Bus adalah
dengan menggunakan konektor BNC. Konektor BNC ada 3 jenis
yakni:
a) Konektor BNC
Konektor BNC yang dipasangkan pada ujung-ujung kabel
coaxial.
b) TerminatorBNC
Konektor BNC dipasangkan pada ujung-ujung Jaringan dengan
Topologi Bus yang memiliki nilai hambatan 50 ohm.
c) TBNC
Adalah konektor yang dihubungkan ke kartu jaringan (LAN
Card) dan ke Konektor BNC ataupun ke terminator untuk ujung
jaringan.

2) Persiapan Perbaikan konektifitas pada Jaringan dengan
topologi Star
Topologi Star adalah topologi setiap node akan menuju node pusat/
sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru
menuju ke node tujuan.
Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena memudahkan
untuk menambah, megurangi dan mendeteksi kerusakan jaringan yang
ada. Panjang kabel tidak harus sesuai (matching). Kerugian terjadi pada
panjang kabel yang dapat menyebabkan (loss effect) karena hukum
konduksi, namun semua itu bisa diabaikan.

Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi
Bus adalah:
1) Kartu Jaringan (Network Interface Card/ LAN Card)
a. Kartu jarinagn (LAN Card) PCI dengan konektor BNC dan RJ45
b. Kartu jarinagn (LAN Card) PCI dengan konektor RJ 45
2) Kabel dan Konektor
Kabel yang digunakan dalam Jaringan dengan topologi star adalah
UTP (Unshielded Twisted Pair).
3) Switch/Hub
Read more

0 PERISTILAHAN (GLOSSARY)

Kamis, 01 Oktober 2009
Topologi : Cara menghubungkan komputer dalam jaringan.
LAN Card : Sebuah periperal komputer yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain.
Konektor : Satu peripheral yang digunakan untuk menghubungkan satu node ke node lain melalui kabel.
UTP : Unshielded Twisted Pair merupakan sepasang kabel yang dililit satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik yang terdapat dari dua,empat atau lebih pasang (umumnya yang dipakai dalam jaringan adalah 4 pasang atau 8 kabel) dengan metode pengawatan.
IP Adress : Alamat internet protocol merupakan nama sebuah komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan dalam bentuk aturan tertentu.
Sharing : Penggunaan bersama sumber daya (peripheral dan data) yang terdapat dalam komputer dalam jaringan.
Read more
 
nUr hAy ^_^ © 2010 | Designed by Blogger Hacks | Blogger Template by ColorizeTemplates